Ciptakan Citra Yang Unik Dengan Pemilihan Logo Yang Tepat

Advertisement
Ketika anda hendak mendirikan usaha dengan menghasilkan produk sendiri, tentu yang paling pertama kali anda pikirkan pastilah pembuatan tentang sebuah merek.

Ciptakan Citra Yang Unik Dengan Pemilihan Logo Yang Tepat

Apa Arti Dari Merek?




Merek merupakan suatu tanda yang bisa ditampilkan secara grafis seperti gambar, logo, susunan warna, angka, huruf,  kata, nama, dalam bentuk tiga dimensi (3D) atau dua dimensi (2D), hologram, suara, maupun kombinasi dari dua ataukah lebih dari unsur tersebut agar dapat membedakan jasa atau barang yang diproduksi oleh badan hukum, perusahaan atau orang dalam kegiatan perdagangan jasa atau barang.

Seperti contoh 6 Merk Pelembab Wajah Yang Bagus yang mana masing-masing memiliki ciri khas yang unik dan berbeda.

Pemilhan merek yang tepat memang membuat suatu usaha memiliki identitas.

Namun ada hal yang tidak kalah pentingnya untuk dipikirkan yaitu pembuatan logo.

Logo usaha adalah suatu simbol yang mencitrakan karakteristik dan keunikan yang membuat bisnis anda terlihat berbeda dari perusahaan kompetitor.

Selain itu, visualiasi logo juga dapat membantu anda untuk menarik konsumen, mengingat konsumen dan pemangku kepentingan lainnya terkadang lebih mudah mengingat logo dibanding merek.

Misalnya, anda mengunjungi sebuah toko dan hendak membeli produk.

Anda tidak mengingat merek produk tersebut namun anda mengingat kemasan dan logo yang tercantum pada produk.

Dengan demikian, anda membeli produk bukan berdasarkan merek, tetapi berdasarkan logo.

Oleh karena itu, anda tidak boleh menyepelehkan pembuatan logo.

Jangan membuat logo dengan sekedarnya, tetapi buatlah sebuah logo yang menarik dan mudah diingat oleh siapa saja yang melihat.

Baca juga : Bisnis Kecil juga Bisa Sukses dengan Cara Ini

Ada 3 Tipe Visualisasi Logo




1. Logo berbasis teks, misalnya logo Google dan Sony.

2. Logo berisi ilustrasi mengenai bidang usaha yang bersangkutan. Misalnya, perusahaan cat memakai logo kuas. Perusahaan roti memakai logo api.

3. Logo abstrak yang tidak mendeskripsikan logonya secara jelas namun logo tersebut memiliki makna tertentu. Misalnya, logo garis angin pada merek Nike yang mendiskripsikan bahwa orang yang mengenakan sepatu tersebut dapat berjalan secepat angin.

Nah, Pada saat anda akan mendesain logo bisnis, ada point-point penting serta tahap yang perlu diikuti yaitu:

  • Tentukan jenis logo yang akan dibuat, apakah berbentuk tulisan, gambar, kombinasi keduanya, atau malah abstrak. 
  • Pikirkan pesan apa yang hendak anda sampaikan melalui logo tersebut karena sebuah logo telah mewakili visi ataupun karakteristik. 
  • Gali inspirasi dari logo-logo perusahaan sejenis jika anda sulit menemukan ide. 
  • Sebisa mungkin hindari kesalahan. Misalnya, tidak menggunakan klip art, tidak membuat logo yang sama dengan logo perusahaan lain, tidak membuat logo yang membingungkan konsumen, dan tidak melanggar aturan pembuatan logo. 
  • Pikirkanlah apakah anda akan membuat logo hasil desain sendiri atau menggunakan jasa desain logo. 
  • Daftarkan logo bisnis anda kepada pihak yang berwenang seperti Indikasi Geografis dan Direktorat Merek, Kementerian Hukum, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, dan HAM. 

Berikut beberapa tips yang bisa anda praktikkan dalam pembuatan logo :




1. Buatlah logo dengan desain yang eye catching dan mampu menarik konsumen, paling tidak mampu membuat konsumen untuk melirik produk anda.

Disini logo berperan sebagai pintu pertama promosi penjualan.

Jika dengan logo saja, konsumen sudah terpanggil, berarti anda tidak perlu beriklan lagi untuk menjual.

2. Buatlah logo yang mudah diingat oleh siapa saja yang melihat.

Misalnya, LOGO SUPERMAN pada wafer yang sering dikonsumsi oleh anak-anak di era 90-an.

Kini, anak-anak itu telah dewasa dan masih mengingat wafer itu sebagai wafer superman tanpa pernah tahu apa mereknya.

Logo superman itu masih tetap eksis bahkan ketika wafer ini diproduksi kembali.

Artinya, logo superman telah menjadi identitas perusahaan tersebut.

3. Buatlah logo yang tidak menyerupai logo perusahaan lain.

Bisa saja konsumen menganggap produk anda sama dengan produk perusahaan lain, jadi ketika mereka melihat produk lain dengan logo yang hampir sama dengan logo anda, mereka akan membeli produk tersebut secara berkelanjutan.

Jika sudah seperti itu, omset anda sudah pasti menurun.

Oleh karena itu, anda tidak boleh menduplikasi logo perusahaan lain.

4. Buatlah logo yang sederhana dan tidak rumit, agar pada saat mencetaknya dalam ukuran kecil sekalipun, logo anda tetap jelas terlihat.

Sewaktu-waktu anda pasti harus mencantumkan logo pada kartu nama, kop surat, bahkan stiker.

Nah, Silahkan buat merek dengan menampilkan logo anda yang dapat terus diingat para konsumen anda, semoga bermanfaat.
Advertisement

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon