Review FilmvLovely Man

Review Film Lovely Man (sukmagie) - Cahaya (Raihaanun Soeriaatmadja) hampir tak mengenal lagi ayahnya, Saiful (Donny Damara), karena sudah 15 tahun ia meninggalkannya. Saat itu Cahaya masih berumur 4 tahun dan Saiful pergi menuju Jakarta untuk mengadu nasib namun tak pernah kembali.

Film Lovely Man
www.21cineplex.com

Cahaya menjalani masalah-masalah dalam kehidupannya di pesantren, hingga memutuskan untuk berangkat ke Jakarta mencari Saiful, sosok ayah ideal yang selalu tertanam di benaknya. 

Di jalan itu, malam hari, Cahaya melihat Saiful. Tak dinyana, Saiful ternyata adalah seorang transgender. 

Kekecewaan pun melandanya, namun ini adalah awal dari segalanya, membuka gerbang dialog yang lama tak teruntai di antara mereka berdua.

Teddy Soeriaatmadja sebagai sutradara dan produser mengatakan bahwa film ini adalah sebuah film survival baginya karena dikemas dengan sederhana, hanya menghabiskan biaya produksi yang terbatas dan menggunakan fasilitas seadanya. 

Namun ternyata Lovely Man telah berhasil mendapatkan beberapa penghargaan di ajang festival film luar negeri seperti “Special Mention Awards” pada Osaka Asian Film Festival 2012, “Best Actor” pada Asian Film Awards 2012 di Hong Kong, dan “Best Film” serta “Best Director” di The Golden Reel Awards pada Tiburon International Film Festival 2012 San Francisco, Amerika Serikat.

Sesungguhnya, Teddy terinspirasi membuat Lovely Man ketika pada tahun 2003 ia melihat ada waria duduk berbincang dengan seorang wanita berjilbab di tepi jalan. 

Tak tahu apa yang mereka bicarakan, tapi daya imajinasi Teddy langsung bekerja dan membuat skenarionya di tahun 2011. Hanya dalam waktu 2 minggu saja skenario selesai.

Donny Damara yang sudah lama tak ada kabarnya di dunia perfilman Indonesia ternyata merasa tertantang saat mendapat peran waria sekaligus seorang ayah di film Lovely Man ini. 

Apalagi ternyata proses produksinya hanya 45 hari, membuat Donny hanya sempat belajar dari lingkungan terdekatnya yang transgender. 

Kepiawaiannya membuahkan hasil karena akhirnya Donny menjadi aktor terbaik dalam festival Asian Film Awards (AFA) 2012 di Hongkong dan mengalahkan Chen Kung (The Flying Sowrds of Dragon Gate), Andy Lau (A Simple Life), Park Haei Il (War of the Arrows), dan Yakusho Koji (Chronicle of My Mother).

Durasi: 75 Menit
Jenis Film : Drama
Produser : Teddy Soeriaatmadja, Adiyanto Sumarjono, Indra Tamorron Musu
Produksi : KARUNA PICTURES & INVESTASI FILM INDONESIA
Penulis : Teddy Soeriaatmadja
Sutradara : Teddy Soeriaatmadja
Pemain: Donny Damara, Asrul Dahlan, Yayu Aw, Ari Syarif, Raihaanun Soeriaatmadja

Mungkin Anda Juga Ingin Melihat :

0 Comments


EmoticonEmoticon